Skip to main content

Strategy Trading Seorang Sniper

Nah, gaya sniper yang tangguh, sabar, tidak ragu, dan menguasai senjata yang dipegangnya ini, rupanya bisa kita ambil jadi inspirasi dalam strategi trading. Seperti apa? Keep reading, soldier…


Tahu tentang permainan air soft gun? Permainan yang sudah menjadi olahraga ini ternyata jika dilihat tidak jauh berbeda dengan saat kita bertrading forex yang sekarang sudah menjadi karir bagi anda ini.
Permainan air soft gun yang dikemas menyerupai medan perang itu sebelas dua belas seperti para trader yang sedang berperang melawan market dengan senjatanya. Dalam taktikal game ini, tiap-tiap individu dalam satu kelompok memegang sebuah peranan. Salah satunya yang saya sukai adalah peran seorang sniper (penembak jitu).
“Sniper memiliki kemampuan khusus untuk melenyapkan musuh secara tersembunyi, dari jarak jauh dengan senapannya. Perannya sebagai eksekutor menentukan kesuksesan tim-nya dalam sebuah misi yang di-emban.” begitu kata teman saya yang seorang sniper.

Konsep Trader Sniper

Menjadi seorang trader sniper memungkinkan anda untuk bertrading untuk jangka panjang, dengan konsep trading: bahwa makin sedikit frekuensi trading, maka akan lebih banyak membawa hasil. Anda mesti sabar menunggu sinyal yang benar-benar valid, sebelum anda menentukan waktu untuk masuk ke pasar.
Ibarat mengintai sasaran dari jauh dan sabar untuk menekan pelatuknya. Jangan bertrading dengan frekuensi tinggi, dan cenderung menghamburkan banyak amunisi (uang).
Pakai metode trading price action, dimana kita bisa mempelajari pergerakan harga dengan memanfaatkan momentum dan volatilitas yang tercipta pada market, dan terapkan pada chart daily. Simak strategi trading ala trader sniper berikut…
Pakai time frame tinggi
Time frame tinggi yang sering digunakan dalam trading forex adalah time frame daily. Pada chart daily probabilitas yang kita peroleh akan lebih tinggi dibanding dengan chart dengan time frame yang lebih rendah. Chart weekly juga akurat, tetapi jarang digunakan sebagai acuan trading karena data yang ditampilkan kurang cukup untuk menentukan target dan parameter-parameter dalam metode trading.
Trading dengan time frame tinggi akan memperbesar peluang untuk sukses dengan probabilitas sinyal trading valid yang tinggi.
Kenali Arena Peperangan
Seperti halnya seorang sniper dalam permainan air soft gun yang memiliki skill taktikal menembak jarak jauh agar  bisa melumpuhkan sasaran dengan jitu, anda mesti tahu persis seperti apa sasarannya dan tanpa keraguan sedikitpun ketika hendak menarik pelatuk senapannya.
Seorang trader sniper, harus menempa diri dan belajar dengan metode trading tertentu sehingga kita tahu persis apa yang kita cari sewaktu melihat trading chart, selain itu kita harus benar-benar menguasai strategi trading yang kita pilih.
Stay on Position
Satu hal yang paling utama menjadi trader sniper adalah kesabaran. Dengan kesabaran yang dimiliki cara yang digunakan bisa benar-benar bekerja dengan baik hingga mencapai tujuan.
Belajarlah bersabar untuk tidak memaksakan alasan agar bisa masuk pasar, tetapi bersikaplah obyektif dalam melihat kondisi pasar. Bersiap-siap saja pada posisi anda.

Ready, Shoot

Yang terpenting adalah anda harus memiliki metode dan strategi trading (senjata) yang anda paham penggunaannya, disiplin dalam penerapannya, serta hindari over-trade atau over-leverage.
Mungkin trading forex tidak seperti perang sungguhan dalam militer (baca: The Art of Trading), tetapi tetap diperlukan pengendalian mental dan jasmani dalam menghadapi situasi yang bisa mengakibatkan stress.
Karena banyak kesalahan trader yang mengira bahwa semakin banyak kita bertrading akan semakin membawa hasil, ditambah dengan  penerapan indikator teknikal yang banyak dan komplek, frekuensi trading yang tinggi, analisa kondisi pasar yang berlebihan dan lain sebagainya.
Akibatnya malah menjadi over trading, dan menghamburkan banyak amunisi margin dengan hasil trading yang sering tidak sebanding hingga membuat hancur account tradingnya.
by MICHAEL RICHARDS

Comments

Popular posts from this blog

The Art Of Trading Ala Sun Tzu

Sekitar 250 tahun yang lalu, Sun Tzu, seorang jendral besar, master strategi dan taktik perang dari China menulis filosofi perangnya dalam suatu tulisan yang berjudul “The Art of War”. Di dalamnya berisi prinsip-prinsip simpel namun sangat vital untuk memenangkan suatu perang. Mungkin bila saat itu Sun Tzu terlahir sebagai trader, dia akan menjadi seorang trader yang hebat. Dewasa ini, para veteran trader di Wall Street menggunakan teknik filosofi perang Sun Tzu untuk menghasilkan profit dalam berinvestasi forex dan komoditi. The Art of Trading Dalam suatu chapter dari tulisan “the Art of War” ada suatu prinsip yang disorot dan diinterpretasikan oleh kalangan trader di Wall Street untuk digunakan sebagai prinsip vital dalam forex trading, index trading ataupun komoditas gold trading dan oil trading. Berikut adalah interpretasi strategi Sun Tzu yang diterapkan menjadi suatu prinsip trading : I am the general, commander of my forces. As general, I am responsible for understand...

Trik Touch Volatilitas 25

Buka Tradingview V 25 TF 15 ,5M & 1M khusus TF 1M pasang Indi BB20=untuk mengetahui seberapa besar volume market yg sedang berlangsung. Jika BB cenderung melebar dan chandle terbentuk berbadan panjang2 berarti volume pasar sedang tinggi ini saat terbaik kita melakukan Entry, perhatikan TF 15M dan TF 5M sebaiknya cari diantara ke 3 TF tersebut yg searah (Candle warna dan pola trend sama), jika candle hijau kita OP touch barier +0.1 dan bila merah OP -0.1. Durasi 5M lebih aman kita bisa melakukan SAM ketika Arah prediksi tdk sesuai harapan.

Support Dan Resistance ( Forex & Binary )

Memahami Titik Support Dan Resistance Suatu konsep mengenai titik support dan resistance tidak bisa disangkal telah menjadi hal yang paling banyak dibahas dalam metode teknikal analisis. Teori resebut tak pelak menjadi subyek dasar yang perlu diketahui para trader pemula saat mempelajari analisa teknikal. Pada artikel ini saya akan mencoba menjelaskan hal-hal dasar yang perlu diketahui tentang hal yang berkaitan dengan konsep titik support dan resistance. Titik Resistance Bagi seorang trader yang sudah lama berkecimpung dalam dunia trading pastinya sudah pernah mendapati kondisi dimana harga susah bergerak menembus level-level tertentu. Sebagai contoh, pada suatu periode EUR/USD susah sekali bergerak naik untuk menembus level 1.3556. Seperti yang dapat anda lihat pada chart dibawah ini, level 1.3556 bisa disebut sebagai titik resistance yang dapat anda bayangkan sebagai suatu “atap” untuk mencegah harga bergerak naik melewatinya. Titik Support Sedangkan pada sisi lainnya ...