Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2016

Arti Overbought Dan Oversold Dalam Trading ( Analisa Teknikal )

       Harga di pasar tidak selalu bergerak naik terus menerus atau turun terus menerus. Pada suatu level tertentu harga yang telah naik atau turun terlalu jauh akan mengalami retracement atau koreksi, sebelum meneruskan pergerakan arah trend atau berbalik arah. Harga yang naik dan mencapai level tertentu akan mengalami kondisi jenuh beli atau overbought, dan harga yang turun hingga level tertentu akan mengalami keadaan jenuh jual atau oversold. Pada kondisi overbought atau oversold kemungkinan yang akan terjadi adalah koreksi, atau pembalikan arah gerak (reversal). Kedua kemungkinan tersebut bisa dikonfirmasi dengan indikator oscillator, yang populer adalah indikator Relative Strength Index (RSI). Jika terkonfirmasi dengan benar maka keadaan overbought ataupun oversold merupakan sebuah peluang trading yang bagus. Overbought versus oversold Keadaan overbought atau jenuh beli menunjukkan periode waktu dimana terjadi suatu pergerakan uptrend yang signifi...

RISE FALL ANALISA 5 MENIT

RISE FALL ANALISA 5 MENIT Persiapan 1.     Buka pivot point calculator (rekan-rekan bisa dapatkan di pivotpointcalculator ) 2.     Buka Java Chart (pemilihan pasar terserah kepada pilihan rekan-rekan) 3.     Aktifkan indicator BB, RSI, dan Momentum di Java Chart Analisa 1.     Hitung Resistant dan Support 30 menit, 15 menit dan 5 menit 2.     Lihat posisi harga berada di posisi mana, R1/S1 atau R2/S2 atau R3/S3 3.     Cocokan posisi harga dengan Indicator RSI dan Momentum di Java Chart. Apakah sudah menyentuh level terbawah atau teratas. 4.     Teori Dasar untuk mengambil keputusan OP dari hasil perhitungan PP : a.     Jika harga ada di PP, perhatikan kemungkinan gerakan menuju R1 atau S1. b.     Jika harga ada di R1, perhatikan kemungkinan harga berbalik arah ke PP atau gerakan berlanjut ke R2. c.     Jik...